Potensi Klub Eropa Ditinggal Pemain ke Arab

neymar ke arab saudi
neymar ke arab saudi

Jakarta, Dayklik – Dalam beberapa hari, bursa transfer untuk klub sepakbola di Eropa akan tutup. Bagaimana jika nanti bursa sudah tutup tapi klub Eropa tak kuasa menahan pemainnya diangkut klub Arab Saudi?

Potensi itu muncul mengingat agresivitas klub-klub Arab Saudi dalam merekrut pemain-pemain top dari Eropa pada musim panas ini.

Yang saat ini menjadi masalah adalah perbedaan tutupnya bursa transfer. Bursa transfer kompetisi-kompetisi di Eropa akan tutup di tanggal 1 September, sedangkan klub-klub Arab Saudi masih bisa mendaftarkan pemain sampai 20 September.

Situasi ini pun salah satunya sempat dikomentari Mikel Arteta. Manajer Arsenal itu menganggap perbedaan tersebut tidak adil.

“Tidak (adil), karena kini (liga Arab Saudi) adalah kompetitor. Tidak, menurutku kita harus mengubah hal tersebut. Begitulah pendapatku,” tuturnya menjelang laga melawan Fulham akhir pekan lalu.

Kompetisi Arab Saudi yang masih membuka jendela transfer pada saat bursa di Eropa sudah tutup menghadirkan skenario pelik. Secara spesifik, klub Eropa berpotensi kehilangan pemain bintangnya tanpa bisa mencari pengganti.

Di atas kertas, tentu saja, klub-klub Eropa bisa saja menolak pinangan terhadap pemainnya dari klub Arab. Tentu dengan catatan masih ada kontrak yang mengikat.

Namun, situasinya bisa jadi tidak sesederhana itu. Harga tawaran selangit dari klub Arab adalah salah satu daya tarik yang bisa jadi bikin klub Eropa tergoda menjual bintangnya selepas 1 September, walaupun tahu risikonya.

Jika pun klub Eropa bersikeras mempertahankan pemainnya, dengan menolak tawaran dari Arab, ada kemungkinan pemain bersangkutan sudah “gatal” pindah — karena klub Arab juga lazim memberi iming-iming gaji luar biasa. Dengan kata lain, keengganan menjual bisa bikin klub itu stuck mengawali musim dengan pemain yang sudah tak lagi fokus.

Writer: Ali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *